Iraq vs Timnas Indonesia: World Cup Asian Qualifiers
Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Komentator Inggris
Youtube Komentator Indonesia
Youtube Komentator Inggris
Pertandingan Indonesia vs Irak dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Round 4 Grup B berakhir dengan kekalahan tipis untuk Skuad Garuda. Bermain di King Abdullah Sports City, Minggu (12/10/2025) dini hari waktu Indonesia, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dengan skor 0-1. Hasil ini membuat langkah Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 resmi terhenti. Bagi yang tidak sempat menonton langsung, siaran ulang Indonesia vs Irak kini menjadi tontonan wajib untuk menyimak perjuangan terakhir Garuda di Jeddah.
Dalam tayangan siaran ulang kualifikasi Piala Dunia 2026 Indonesia vs Irak, terlihat bagaimana Indonesia tampil penuh determinasi sejak menit pertama. Pelatih Patrick Kluivert menurunkan formasi ofensif dengan mengandalkan Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Mauro Zijlstra di lini depan. Tim Garuda mencoba membangun serangan lewat umpan-umpan panjang dan tembakan jarak jauh, dengan harapan mengejutkan pertahanan Irak yang tampil disiplin.
Menit ke-8, Thom Haye melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun masih melebar tipis di sisi kanan gawang Irak. Dua menit berselang, Mauro Zijlstra hampir membawa Indonesia unggul ketika sontekannya dari jarak dekat masih diblok kiper Jalal Hassan dan hanya menghasilkan sepak pojok. Dari tayangan highlight Indonesia vs Irak, momen-momen awal ini memperlihatkan bahwa Indonesia tampil cukup percaya diri meski bermain di bawah tekanan publik Timur Tengah.
Sepanjang babak pertama, Indonesia mampu menahan serangan Irak dan bahkan sesekali melancarkan serangan balik cepat. Eliano Reijnders mendapatkan peluang bagus di menit ke-32 setelah menerima umpan tarik dari Haye, namun tembakannya belum menemui sasaran. Hingga peluit akhir babak pertama, skor imbang 0-0 menutup jalannya 45 menit pertama.
Masuk babak kedua, permainan berjalan lebih intens. Dalam siaran ulang Indonesia vs Irak, terlihat jelas bahwa Garuda mencoba meningkatkan tempo dengan pressing tinggi. Namun, upaya membangun serangan melalui bola panjang sering kali mudah dipatahkan oleh lini belakang Irak yang tampil solid. Kevin Diks sempat mendapat peluang emas di menit ke-64 setelah bola liar jatuh di dalam kotak penalti Irak, namun tembakannya masih mampu diamankan kiper Jalal Hassan dengan refleks cepat.
Petaka bagi Indonesia datang di menit ke-75. Kesalahan kecil dari Rizky Ridho yang gagal mengontrol bola membuat penguasaan berpindah ke pemain Irak. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Zidane Iqbal, yang melepaskan tembakan keras dari jarak dekat untuk membawa Irak unggul 1-0. Dalam tayangan balapan ulang Indonesia vs Irak di segmen highlight, gol ini menjadi titik balik yang meruntuhkan momentum positif Indonesia di babak kedua.
Tertinggal satu gol, Patrick Kluivert memasukkan beberapa pemain ofensif untuk menambah daya serang. Namun, pertahanan Irak tetap kokoh hingga menit-menit akhir. Bahkan setelah Zaid Tahseen Hantoosh mendapatkan kartu merah di masa injury time karena melanggar Kevin Diks, Indonesia masih kesulitan menembus lini belakang Irak. Beberapa upaya dari Thom Haye dan Reijnders melalui tembakan jarak jauh belum berhasil membuahkan hasil hingga peluit panjang dibunyikan.
Pertandingan pun berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Irak. Hasil ini memastikan Timnas Indonesia gagal melangkah ke Piala Dunia 2026, setelah sebelumnya juga kalah tipis 2-3 dari Arab Saudi. Dalam siaran ulang Indonesia vs Irak, terlihat jelas perjuangan tanpa henti para pemain Garuda yang tetap bermain disiplin hingga akhir meski tekanan lawan begitu tinggi.
Usai pertandingan, pelatih Patrick Kluivert menyatakan kebanggaannya terhadap semangat juang tim. “Kami gagal menang, tapi anak-anak bermain dengan hati. Mereka menunjukkan karakter dan keberanian,” ucap Kluivert seusai laga.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengapresiasi perjuangan tim, meski mengakui hasil ini tidak sesuai harapan. “Kita memang belum sampai ke level itu, tapi perjalanan ini adalah langkah penting untuk membangun masa depan sepak bola Indonesia,” tulis Erick di Instagram pribadinya.
Bagi para pendukung Garuda, nonton siaran ulang Indonesia vs Irak menjadi cara terbaik untuk melihat secara detail bagaimana Indonesia berjuang habis-habisan di lapangan. Selain menampilkan perjuangan fisik, laga ini juga memperlihatkan kemajuan dalam hal taktik dan koordinasi permainan, meski hasil akhirnya belum berpihak.
Dengan berakhirnya laga ini, Indonesia menutup kiprah di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kepala tegak. Fokus kini beralih pada persiapan menuju Piala Asia 2027, di mana pengalaman dari laga-laga berat seperti kontra Irak dan Arab Saudi akan menjadi modal berharga bagi generasi baru sepak bola Indonesia.
Siaran Ulang Terkait
Inter vs AC Milan
Serie A 2025
Chelsea vs Barcelona
Champions League 2025
Barcelona vs Athletic Bilbao
La Liga 2025
Newcastle United vs Manchester City
Premiere League 2025
Chelsea vs Wolverhampton Wanderers
Premiere League 2025
Rayo Vallecano vs Real Madrid
La Liga 2025
Siaran Ulang Lainnya
Formula 1: French Grand Prix 2000
Formula 1 - 2000
Free Practice 1: Las Vegas Grand Prix 2025
Formula 1 - 2025
Free Practice 2: Las Vegas Grand Prix 2025
Formula 1 - 2025
Race: Brazilian Grand Prix 2025
Formula 1 - 2025
Sprint: Brazilian Grand Prix 2025
Formula 1 - 2025
Formula 1: Brazilian Grand Prix 2000
Formula 1 - 2000