MotoGP: San Marino GP 2025
MotoGP 2025
Server #1
Server #2
Marc Marquez kembali mempertegas statusnya sebagai calon juara dunia MotoGP 2025 dengan kemenangan gemilang di San Marino Grand Prix. Balapan yang berlangsung di Sirkuit Misano Marco Simoncelli pada Minggu (14/9/2025) ini menjadi saksi bagaimana sang pembalap Ducati Lenovo Team berhasil menahan tekanan luar biasa dari Marco Bezzecchi hingga garis finis. Kemenangan ini menjadi yang ke-11 bagi Marquez musim ini, sekaligus membawa dirinya selangkah lebih dekat menuju mahkota juara dunia ke-9 dalam kariernya.
Marco Bezzecchi memulai balapan dari posisi terdepan setelah mencatat waktu tercepat di sesi kualifikasi. Pembalap Aprilia itu start dengan sempurna dan mempertahankan posisi P1 di tikungan pertama, diikuti oleh Alex Marquez dan Marc Marquez di belakangnya. Namun, tekanan dari Ducati tampak langsung terasa sejak lap pertama, ketika Marc mulai menempel ketat roda belakang Bezzecchi.
Saudara kandung Marquez, Alex, sempat mencoba bertahan di posisi ketiga dengan motor Gresini edisi spesial, namun akhirnya harus menjaga jarak karena ritme balap Bezzecchi dan Marc yang sangat cepat. Bezzecchi mencoba menahan laju pembalap Spanyol itu selama 11 lap pertama dengan pertahanan ketat di setiap tikungan.
Namun, pada lap ke-12, kesalahan kecil dari Bezzecchi di tikungan kedelapan menjadi titik balik balapan. Pembalap Italia itu sedikit melebar, dan Marc langsung memanfaatkan celah tersebut untuk merebut posisi terdepan. Sejak saat itu, duel antara Ducati dan Aprilia menjadi tontonan menegangkan di depan publik tuan rumah.
Kedua pembalap saling mencatat lap tercepat bergantian, menandakan duel kelas dunia antara dua talenta besar MotoGP modern. Meskipun Bezzecchi beberapa kali mencoba menekan di tikungan terakhir, Marc Marquez tetap tenang dan fokus mempertahankan ritme balapnya. Hingga bendera finis dikibarkan, selisih keduanya hanya sekitar setengah detik — sebuah indikasi betapa ketatnya pertarungan mereka di Misano.
Sementara duel di depan menjadi pusat perhatian, sejumlah drama terjadi di belakang. Pembalap muda KTM, Pedro Acosta, sempat mencuri perhatian dengan melakukan lima overtake hanya dalam enam lap pertama dan naik ke posisi empat. Sayangnya, masalah pada ride-height device memaksanya menghentikan balapan lebih awal.
Nasib sial juga menimpa Francesco Bagnaia. Juara dunia dua kali itu kembali kehilangan kendali di lap ke-10 dan terjatuh tanpa kontak dengan pembalap lain. Kesalahan ini menambah deretan hasil buruk Bagnaia di musim 2025, membuat posisinya di klasemen semakin sulit untuk memperbaiki diri.
Sementara itu, Fabio Quartararo, yang memulai dari posisi ketiga di grid, harus puas finis di posisi kedelapan setelah motornya kembali menunjukkan kelemahan dalam akselerasi dan traksi. Meskipun sempat kompetitif di awal, performa Yamaha-nya terus menurun di pertengahan lomba.
Siaran Ulang Terkait
MotoGP: Mandalika GP 2025
MotoGP 2025
MotoGP: Japanese GP 2024
MotoGP 2024
MotoGP: Catalan Barcelona GP 2025
MotoGP 2025
MotoGP: Hungary GP 2025
MotoGP 2025
MotoGP: Austrian GP 2025
MotoGP 2025
MotoGP: Malaysian GP 2025
MotoGP 2025
Siaran Ulang Lainnya
Timnas Indonesia vs Saudi Arabia: World Cup Asian Qualifiers
Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Formula 1: British Grand Prix 2000
Formula 1 - 2000
El Clasico 2025: Real Madrid vs Barcelona
La Liga 2025
Free Practice 1: United States Grand Prix
Formula 1 - 2025
Nottingham Forest vs Manchester United
Premiere League 2025
Manchester City vs AFC Bournemouth
Premiere League 2025