MotoGP: Japanese GP 2024
MotoGP 2024
Server #1
MotoGP Jepang 2024 menjadi panggung sejarah bagi dunia balap motor. Di tengah ketegangan dan drama di lintasan Motegi, Francesco “Pecco” Bagnaia dari Ducati Lenovo Team merebut kemenangan dominan, sementara Marc Marquez finis di posisi kedua — cukup untuk memastikan gelar juara dunia MotoGP ke-7, mengakhiri penantian panjang selama 2184 hari sejak terakhir kali ia menjadi raja pada tahun 2019.
Di podium ketiga, Joan Mir (Honda HRC Castrol) membuat sejarah dengan menghadirkan podium pertama Honda di kandang sendiri sejak 2021. Kombinasi hasil ini menjadikan Grand Prix Jepang 2024 sebagai salah satu balapan paling berkesan dalam satu dekade terakhir.
Sejak lampu start padam, Francesco Bagnaia langsung tampil agresif dan merebut holeshot di tikungan pertama, menyalip Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) dan Marc Marquez yang berada di posisi ketiga. Alex Marquez start dari P7 di belakang Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), sementara Mir sempat turun ke posisi enam sebelum kembali menyerang ke depan.
Memasuki lap kedua, Pecco sudah unggul 0,7 detik dari Acosta, dan pada lap ketiga, catatan waktunya 1:44.412 membuat jarak melebar menjadi 1,2 detik. Di belakangnya, Marquez menjaga ritme dengan sempurna di P3, sementara Mir perlahan memangkas jarak hingga hanya terpaut setengah detik dari pembalap Ducati bernomor 93 tersebut.
Drama pertama terjadi ketika Luca Marini harus menghentikan balapan karena masalah teknis pada Honda RC213V miliknya. Hal itu membuat Joan Mir menjadi satu-satunya harapan Honda untuk meraih podium di tanah air mereka.
Bagnaia tampak tak tersentuh pada awalnya, memperlebar jarak hingga dua detik di lap keenam. Namun, tanda-tanda masalah mulai muncul ketika asap putih tipis keluar dari motor Ducati miliknya. Meski begitu, Pecco tetap menjaga kecepatan, bahkan menambah selisih menjadi 4,1 detik di lap ke-12. Di belakang, Marc Marquez melakukan overtaking bersih terhadap Acosta di tikungan ketiga dan naik ke posisi dua. Dengan jarak 3,7 detik dari rekan setimnya, Marquez mulai mengatur ritme balapan dengan tenang — mengetahui bahwa finis kedua sudah cukup untuk mengunci gelar dunia.
Pedro Acosta yang kehilangan kecepatan mulai disalip oleh Joan Mir, yang memanfaatkan kesempatan di tikungan ketujuh untuk naik ke podium. Sementara itu, Marco Bezzecchi dan Franco Morbidelli terus menekan dan membuat Acosta semakin melorot dari papan atas.
Di sisa tujuh lap terakhir, Ducati masih diliputi ketegangan karena asap di motor Bagnaia semakin terlihat. Namun, Pecco tetap fokus dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehilangan tenaga. Marquez berada dua detik di belakangnya dan tak mengambil risiko besar, memilih menjaga posisi demi memastikan titel dunia.
Dengan dua lap tersisa, jarak antara Bagnaia dan Marquez bertahan di dua detik. Di tribun, ribuan penonton Jepang berdiri menyaksikan dua pembalap Ducati memimpin, sementara Joan Mir menjaga jarak aman di posisi tiga.
Lap terakhir menjadi momen sejarah. Marquez sempat menoleh ke belakang di tikungan kedua dan melihat ruang kosong — tak ada ancaman dari Mir. Satu menit kemudian, Bagnaia melintasi garis finis untuk meraih kemenangan keduanya musim ini, sementara di belakangnya, Marc Marquez resmi menjadi Juara Dunia MotoGP 2025.
Dengan kemenangan ini, Marquez mencatatkan comeback terbesar dalam sejarah MotoGP, kembali menjadi juara dunia setelah melalui empat operasi, empat tahun cedera, dan perjalanan penuh perjuangan.
Siaran Ulang Terkait
MotoGP: Mandalika GP 2025
MotoGP 2025
MotoGP: San Marino GP 2025
MotoGP 2025
MotoGP: Catalan Barcelona GP 2025
MotoGP 2025
MotoGP: Hungary GP 2025
MotoGP 2025
MotoGP: Austrian GP 2025
MotoGP 2025
MotoGP: Malaysian GP 2025
MotoGP 2025
Siaran Ulang Lainnya
Final Piala Dunia 1998: Brazil vs Perancis
Piala Dunia Perancis 1998
El Clasico 2025: Real Madrid vs Barcelona
La Liga 2025
Chelsea vs Barcelona
Champions League 2025
PSG vs Bayern Munich
Champions League 2025
Free Practice 1: United States Grand Prix
Formula 1 - 2025
Atalanta vs AC Milan
Serie A 2025