Formula 1: French Grand Prix 2000
2 Juli 2000
Balap Mobil

Formula 1: French Grand Prix 2000

Formula 1 - 2000

Server #1

Balapan Formula 1 Prancis 2000 yang digelar di Circuit de Nevers Magny-Cours, Minggu (2 Juli 2000), menjadi salah satu momen paling dramatis di musim tersebut. Di atas lintasan yang terkenal dengan tikungan teknis dan permukaan licin, David Coulthard (McLaren) tampil luar biasa untuk menaklukkan Michael Schumacher (Ferrari) dan merebut kemenangan dengan penuh gaya. Bagi penggemar motorsport klasik, siaran ulang Formula 1 Prancis 2000 menjadi tontonan yang wajib disaksikan — bukan hanya karena hasilnya, tetapi juga karena duel intens antara dua rival besar di puncak klasemen F1 musim itu.

Balapan dimulai dengan Michael Schumacher start dari pole position, sementara David Coulthard dan Mika Häkkinen berada tepat di belakangnya. Sejak awal, Ferrari tampak memiliki kecepatan yang cukup kuat, dan Schumacher langsung memimpin di tikungan pertama. Namun, sejak lap awal, Coulthard mulai menekan dengan kecepatan konstan dan efisiensi luar biasa pada ban kompon lunak yang disiapkan McLaren.

Dalam highlight F1 Prancis 2000, terlihat bahwa kondisi cuaca Magny-Cours yang berubah-ubah menjadi faktor penting. Suhu lintasan sempat turun menjelang separuh lomba, membuat strategi pit stop menjadi sangat krusial. Ferrari mencoba strategi satu kali pit stop, sementara McLaren memilih dua kali — dan keputusan itu terbukti brilian.

Coulthard, yang tampil tenang dan penuh kalkulasi, mulai memangkas jarak dengan Schumacher menjelang pit stop pertama. Pada lap ke-33, setelah keluar dari pit, ia berada tepat di belakang Ferrari dan langsung menekan tanpa ampun. Puncak momen terjadi di lap ke-38, ketika Coulthard melakukan manuver luar biasa di tikungan Adelaide Hairpin — menyalip Schumacher dari sisi dalam dengan pengereman agresif namun bersih.

Momen ini menjadi salah satu aksi paling diingat dalam siaran ulang Formula 1 Prancis 2000, ketika Coulthard, yang sebelumnya dikenal lebih konservatif, menunjukkan keberanian sejati untuk mengalahkan juara dunia dua kali itu di lintasan. Setelah berhasil memimpin, ia menjaga ritme dengan sempurna hingga akhir lomba.

Schumacher, di sisi lain, mulai mengalami masalah dengan performa ban dan sistem hidraulik mobilnya. Meskipun sempat mencoba mengejar, performa Ferrari F1-2000 mulai menurun di lap-lap akhir. Pada akhirnya, David Coulthard menuntaskan 72 lap dengan catatan waktu 1 jam 36 menit 51 detik, unggul sekitar 14 detik dari Schumacher. Rubens Barrichello melengkapi podium di posisi ketiga, sementara Mika Häkkinen hanya finis keempat setelah kehilangan traksi pada stint terakhir.

Balapan ini menandai kemenangan ketiga Coulthard di musim 2000, dan menjadi salah satu kemenangan paling penting dalam kariernya. Ia juga menjadi satu-satunya pembalap McLaren yang berhasil menyalip Schumacher secara langsung di lintasan pada musim tersebut.

Dalam siaran ulang Formula 1 Prancis 2000, tidak hanya aksi salip-menyalip yang menjadi sorotan, tetapi juga gestur khas Coulthard setelah finis — mengangkat tangannya sambil menunjuk ke arah Schumacher di pit lane. Gestur itu menjadi simbol kemenangan emosional dan pesan ke Ferrari bahwa McLaren belum menyerah dalam perebutan gelar dunia.

Dengan hasil ini, Michael Schumacher tetap memimpin klasemen sementara pembalap dengan 56 poin, tetapi jaraknya dengan duo McLaren menyempit — Häkkinen naik ke 46 poin dan Coulthard ke 44 poin. Sementara itu, Ferrari masih unggul tipis dari McLaren-Mercedes di klasemen konstruktor.

Kegagalan Ferrari mengamankan kemenangan di Prancis menjadi pengingat bahwa musim 2000 adalah tentang strategi, bukan hanya kecepatan. Balapan ini juga memperlihatkan sisi rapuh dari dominasi Schumacher, yang dihadapkan pada rival dengan strategi brilian dan determinasi tinggi.

Dua dekade kemudian, nonton siaran ulang Formula 1 Prancis 2000 tetap memberikan ketegangan yang sama — duel klasik Ferrari vs McLaren, performa luar biasa David Coulthard, dan keindahan lintasan Magny-Cours yang kini menjadi legenda tersendiri di dunia F1.